Pengaruh Konseling Terhadap Akdeptor KB dalam Pengambilan Keputusan Alat Kontrasepsi pada Masa Nifas di Klinik Pratama Niar Tahun 2018

Rika Wita Sandi, Rika Wita (2018) Pengaruh Konseling Terhadap Akdeptor KB dalam Pengambilan Keputusan Alat Kontrasepsi pada Masa Nifas di Klinik Pratama Niar Tahun 2018. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (705kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (175kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (295kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (186kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (99kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN] Text (DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN)
DAPUS.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang di dunia, yang menduduki peringkat ke-4 dengan jumah penduduk terbanyak di dunia. Indonesia mempunyai kebijakan untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk diantaranya melalui program Keluarga Berencana (KB). Keluarga Berencana adalah suatu upaya dilakukan manusia untuk mengatur secara sengaja kehamilan dalam keluarga tidak melawan hukum dan moral pancasila untuk kesejahteraan keluarga. Melalui program KB akan terjadi pengendalian pertumbuhan jumlah penduduk sehingga dapat meningkatkan tingkat kesehatan dan kesejahteraan bagi keluarga.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling terhadap terhapap akseptor KB dalam pengambilan keputusan alat kontrasepsi pada masa nifas tahun 2018.
Metode saat ini adalah one grup pretest posttest design. Populasi calon akseptor KB di Klnik Pratama Niar dengan sampel 26 responden. Data diambil dengan menggunakan kuesioner konseling KB. Data dianalisis dengan uji T-Test (uji paires sample T-test).
Berdasarkan hasil penelitian didapatkan ada perbedaan kelompok yang diberikan konseling dengan tidak diberikan dengan p <0,001. Ada perbedaan yang signifikan antara tidak diberikan konseling dengan diberikannya konseling dalam pengambilan keputusan alat kontrasepsi pada masa nifas. Dengan demikian kedua perlakuan tersebut lebih efektif diberikan konseling dengan nilai 18,19 sedangkan yang tidak diberikan konseling sebesar 15,88. Hal ini disebabkan dengan konseling maka terjadi transfer informasi mengenai kelebihan, kekurangan, efektivitas dan efesiensi masing-masing alat kontrasepsi antara calon akseptor dengan petugas kesehatan.
Dapat disimpulkan bahwa konseling efektif untuk meningkatkan pengambilan keputusan alat kontrasepsi pada calon akseptor. Disarankan agar petugas kesehtan tetap memberikan konseling kepada setiap calon akseptor untuk meningkatkan dalam pengambilan alat kontrasepsi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Jurusan/Prodi Kebidanan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Kebidanan Medan > Sripsi/LTA Mahasiswa Prodi D4 Kebidanan Medan
Depositing User: Miss Pranindita Dwi Fadhilah
Date Deposited: 02 Apr 2026 01:14
Last Modified: 02 Apr 2026 01:14
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5682

Actions (login required)

View Item
View Item