SIREGAR, NAIFA AZURA (2026) FORMULASI SABUN PADAT SUSU KAMBING ETAWA (Capra aegagrus hircus) DENGAN EKSTRAK MINYAK ATSIRI BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum L.). Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
FILE 1 COVER.pdf - Published Version
Download (3MB)
FILE 2 BAB 1.pdf - Published Version
Download (84kB)
FILE 3 BAB 2.pdf - Published Version
Download (167kB)
FILE 4 BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (155kB)
FILE 5 BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (138kB)
FILE 6 BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (7kB)
FILE 7 DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Susu Kambing Etawa (Capra aegagrus hircus) merupakan bahan alami yang mengandung lemak, protein, vitamin, dan mineral yang bermanfaat untuk perawatan kulit. Minyak atsiri bunga cengkeh (Syzygium aromaticum L.) mengandung senyawa eugenol yang diketahui memiliki aktivitas biologis sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan aktif dalam sediaan sabun padat. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sabun padat susu Kambing Etawa dengan minyak atsiri bunga cengkeh serta mengevaluasi uji fisik, keamanan, dan stabilitas sediaan.
Metode penelitian adalah metode eksperimental dengan desain posttest only design. Sampel adalah minyak atsiri bunga cengkeh dengan konsentrasi 1%, 2%, 3%. Formula dibuat dalam empat konsentrasi, yaitu F0 tanpa minyak atsiri bunga cengkeh, F1 (1%), F2 (2%), dan F3 (3%). Evaluasi sediaan sabun padat meliputi uji organoleptik, uji pH, uji tinggi busa, uji kadar air, uji iritasi, uji hedonik dan stabilitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula dapat diformulasikan menjadi sediaan sabun padat. Hasil uji organoleptik menunjukkan seluruh formula memiliki bentuk padat yang stabil dengan warna dan aroma khas cengkeh. Nilai pH seluruh formula selama tiga minggu berada pada rentang 8–11. Hasil uji tinggi busa F0, F1, F2, dan F3 berturut-turut adalah 7 cm, 7,3 cm, 7,5 cm, dan 7,8 cm. Kadar air F0, F1, F2, dan F3 berturut-turut sebesar 6,49%, 6,97%, 3,38%, dan 3,02%. Hasil uji iritasi menunjukkan bahwa seluruh formula tidak menimbulkan reaksi iritasi pada 20 panelis. Hasil uji hedonik menunjukkan F0 dan F2 memperoleh kategori sangat suka, sedangkan F1 dan F3 memperoleh kategori suka.
Kesimpulan penelitian ini adalah susu Kambing Etawa dengan minyak atsiri bunga cengkeh dapat diformulasikan menjadi sediaan sabun padat. Seluruh formula memenuhi persyaratan evaluasi mutu, keamanan, dan stabilitas selama masa pengamatan sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sabun padat berbahan alam.
Kata kunci: Sabun padat, Susu Kambing Etawa, Minyak atsiri bunga cengkeh, Evaluasi fisik, Uji iritasi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 03:14 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 03:14 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6526 |
