FORMULASI SEDIAAN SABUN MANDI CAIR DARI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus)

SIANTURI, ROMA ULINA (2026) FORMULASI SEDIAAN SABUN MANDI CAIR DARI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus). Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of FILE.1.COVER] Text (FILE.1.COVER)
COVER- LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (3MB)
[thumbnail of FILE.2. BAB. I] Text (FILE.2. BAB. I)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (276kB)
[thumbnail of FILE.3. BAB.II] Text (FILE.3. BAB.II)
BAB 2 .pdf - Published Version

Download (354kB)
[thumbnail of FILE.4.BAB.III] Text (FILE.4.BAB.III)
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (280kB)
[thumbnail of FILE.5.BAB.IV] Text (FILE.5.BAB.IV)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (349kB)
[thumbnail of FILE.6.BAB.V] Text (FILE.6.BAB.V)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (272kB)
[thumbnail of FILE.7.DAFTAR PUSTAKA] Text (FILE.7.DAFTAR PUSTAKA)
DAPUS & LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Sabun cair merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat modern yang berfungsi sebagai pembersih, pewangi serta membantu menjaga kesehatan kulit. Produk sabun cair yang terbuat dari bahan alami masih jarang ditemukan dipasaran,
dan kebanyakan masih menggunakan bahan sintesis. Salah satu bahan alami yang dapat dimanfaatkan adalah kulit buah naga merah (Hylocereus polyhrizus), yang mengandung antioksidan seperti polifenol, vitamin C, dan flavonoid. Penelitian ini
bertujuan untuk membuat formulasi sediaan sabun mandi cair ekstrak kulit buah naga merah yang baik dan stabil untuk diformulasikan sebagai sediaan sabun mandi cair.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain posttest only control group design dimana penelitian ini dilakukan tanpa adanya pengukuran awal (pretest). Penilaian dilakukan berdasarkan hasil pengukuran akhir (posttest) setelah sediaan sabun dibuat, kemudian dibandingkan antara formula kontrol F0 tanpa ekstrak kulit buah naga dan formula perlakuan F1, F2, F3 dengan
menggunakan ekstrak kulit buah naga merah.
Hasil penelitian menujukkan bahwa formula F0 berwarna putih, F1 dan F2 berwarna coklat muda, sedangkan F3 berwarna coklat kehitaman, dengan aroma oleum citri. Nilai pH seluruh formula berikisar 8,19-8,48 cm dengan stabilitas busa
sebesar 63,11-69,11%. Seluruh formula menunjukkan homogenitas yang baik, tidak menimbulkan iritasi pada kulit panelis, memenuhi persyaratan mutu fisik, serta
tetap stabil selama masa penyimpanan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dapat diformulasikan sebagai sediaan sabun mandi cair dan seluruh konsentrasi ekstrak etanol kulit buah naga merah
(Hylocereus polyrhizus) yang digunakan menghasilkan sediaan sabun mandi cair yang stabil.
Kata kunci: formulasi, sabun cair, ekstrak etanol, kulit buah naga merah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi
Depositing User: Basariah Basariah Basariah
Date Deposited: 06 Aug 2026 04:24
Last Modified: 06 Aug 2026 04:24
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6657

Actions (login required)

View Item
View Item