IDENTIFIKASI TELUR CACING Soil Transmitted Helminth (STH) PADA ANAK PANTI ASUHAN KARYA RAMLAN KECAMATAN MEDAN DENAI

Alfina Fitri, Azzahra (2026) IDENTIFIKASI TELUR CACING Soil Transmitted Helminth (STH) PADA ANAK PANTI ASUHAN KARYA RAMLAN KECAMATAN MEDAN DENAI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER & ABSTRAK]
Preview
Text (COVER & ABSTRAK)
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
2. BAB I.pdf - Published Version

Download (27kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
3. BAB II.pdf - Published Version

Download (502kB) | Preview
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (131kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (36kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (9kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Soil Transmitted Helminth (STH) merupakan kelompok parasit berupa cacing nematoda yang penularannya terjadi melalui perantara tanah yang terkontaminasi dengan feses. Infeksi kecacingan di Indonesia tergolong cukup tinggi, terutama pada anak sekolah dasar serta masyarakat dengan kondisi sanitasi lingkungan yang kurang bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya infeksi kecacingan pada anak Panti Asuhan Karya Ramlan Kecamatan Medan Denai berdasarkan variabel jenis cacing, usia dan jenis kelamin. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yaitu dengan menghitung jumlah total sampel positif dan negatif serta jenis cacing yang ditemukan. Pemeriksaan ini menggunakan metode flotasi NaCl Jenuh. Hasil penelitian ini diperoleh 19 responden dan terdapat 2 (10,6%) positif terinfeksi telur cacing STH dengan jenis telur cacing yang ditemukan 1 (5,3%) Ascaris lumbricoides dan 1 (5,3%) Hookworm, dan tidak ditemukannya Trichuris trichiura (0%). Berdasarkan usia infeksi cacing ditemukan pada kelompok usia 9-11 tahun sebanyak 2 sampel (22,2%). Berdasarkan jenis kelamin infeksi kecacingan hanya ditemukan pada anak laki-laki sebanyak 2 orang (14,3%). Hasil ini menunjukkan bahwa kejadian infeksi kecacingan masih ditemukan, meskipun angkanya rendah. Berdasarkan penelitian tersebut disarankan kepada anak panti untuk lebih memperhatikan kebersihan diri dan kebersihan lingkungan.

Kata kunci: Metode Flotasi, Panti Asuhan, Soil Transmitted Helminth (STH)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Hermawani Syafriani Matondang
Date Deposited: 20 Aug 2026 07:02
Last Modified: 20 Aug 2026 07:02
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7029

Actions (login required)

View Item
View Item