Lubis, Nurul Azzahrah (2026) PREVALENSI Candida albicans PADA URINE PENDERITA INFEKSI SALURAN KEMIH DI LABORATORIUM KLINIK BUNDA THAMRIN MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (369kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (636kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (362kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (519kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (337kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Candida albicans adalah jamur oportunistik yang mampu menimbulkan infeksi
pada manusia, termasuk infeksi saluran kemih (ISK), terutama pada pasien yang
memiliki faktor predisposisi seperti penggunaan kateter urin, terapi antibiotik
dalam waktu lama, diabetes melitus, maupun gangguan sistem kekebalan tubuh.
Keberadaan Candida albicans dalam urine perlu diperhatikan karena dapat
menyebabkan kandiduria yang berisiko berkembang menjadi infeksi yang lebih
serius apabila tidak mendapatkan penanganan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan
untuk mengidentifikasi keberadaan serta menentukan prevalensi Candida albicans
pada urine penderita ISK yang diperiksa di Laboratorium Klinik Bunda Thamrin
Medan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan mengetahui proporsi kasus
kandiduria dan mendeskripsikan karakteristik koloni serta morfologi mikroskopis
isolat yang diperoleh. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif
dengan jumlah sampel sebanyak 30 spesimen urine penderita ISK. Identifikasi
jamur dilakukan melalui penanaman pada media Sabouraud Dextrose Agar
(SDA), dilanjutkan dengan pengamatan morfologi mikroskopis, kemudian
dikonfirmasi menggunakan alat VITEK 2 Compact. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa sebanyak 4 dari 30 sampel urine (13,3%) teridentifikasi positif Candida
albicans, sedangkan 26 sampel (86,7%) tidak menunjukkan adanya Candida
albicans. Pengamatan mikroskopis memperlihatkan terbentuknya blastospora dan
pseudohifa, sementara pada media SDA isolat menghasilkan koloni berwarna
putih kekuningan, bertekstur halus, dan tampak menyerupai krim. Berdasarkan
hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa prevalensi Candida albicans pada urine
penderita ISK di Laboratorium Klinik Bunda Thamrin Medan adalah sebesar
13,3%.
Kata kunci : prevalensi, Candida albicans, infeksi saluran kemih.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 07:36 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 07:36 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7470 |
