Pengaruh Pemberian Rebusan Jahe Merah Terhadap Dismenore pada Remaja Putri Tahun 2020

Karo-Karo, Gloria Andriani (2020) Pengaruh Pemberian Rebusan Jahe Merah Terhadap Dismenore pada Remaja Putri Tahun 2020. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (586kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (180kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2]
Preview
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf - Published Version

Download (343kB) | Preview
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (248kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (335kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (91kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN)
DAPUS-LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (993kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Masa remaja adalah suatu priode masa pematangan organ reproduksi manusia, dan sering disebut masa pubertas Dismenore adalah nyeri yang dirasakan saat menstruasi pada perut bagian bawah. Rasa nyeri ini disebabkan oleh kontraksi otot perut yang terjadi secara terus menerus saat mengeluarkan darah, Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Rebusan Jahe Merah Terhadap Dismenorea Pada Remaja Putri.

Metode : Metode Studi Literatur yang bersumber dari Science Direct, Proquest, IJSBAR, Google Scholer, Garuda, SINTA, Jurnal Mendely, Jurnal Keperawatan, Jurnal Kebidanan yang berjumlah 16 artikel dari tahun 2016-2020.

Hasil Penelitian : Hasil dari Studi Literatur adalah dari 16 artikel tersebut yang menurunkan nyeri hampir semua artikel tetapi yang paling baik adalah dengan Rebusan Jahe Merah bahwa adanya pengaruh rebusan jahe merah terhadap penurunan rasa nyeri dismenore pada remaja. Menurut Diah & Dewi (2018) Remaja tidak memerlukan pengobatan farmakologi yang ada efek sampingnya dan harus jahe merah dijadikan salah satu alternatif pengobatan non farmakologi (herbal) untuk mengurangi dismenore dengan nilai 0,000 atau < 0,005.

Kesimpulan : Menurut penelitian dari Suparmi & Niken (2017) Bahwa jahe merah mengandung gingerol yang bersifat anti koagulan, yaitu dapat mencegah penggumpalan darah dan Oleorisin bekerja dalam menghambat reaksi cyclooxcgenase (COX) sehingga menghambat terjadinya inflamasi yang akan mengurangi kontraksi uterus. Dan hasil analisis beberapa jurnal bahwa rata-rata Terjadi penurunan skala nyeri sesudah diberikan rebusan jahe merah pada kelompok perlakuan pada hari ke 1 sampai ke 3 (p=0,000<0,05).

Kata Kunci : Dismenore, Remaja putri, Jahe Merah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Jurusan/Prodi Kebidanan Kemenkes Poltekkes Medan > Jurusan Kebidanan Medan > Sripsi/LTA Mahasiswa Prodi D4 Kebidanan Medan
Depositing User: mrs librarian terpadu
Date Deposited: 12 Jan 2026 01:58
Last Modified: 12 Jan 2026 01:58
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/4861

Actions (login required)

View Item
View Item