GAMBARAN KONSUMSI BUAH, SAYUR DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK SD NEGERI 105331 PUNDEN REJO KECAMATAN TANJUNG MORAWA

PURBA, SUPIANI (2024) GAMBARAN KONSUMSI BUAH, SAYUR DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK SD NEGERI 105331 PUNDEN REJO KECAMATAN TANJUNG MORAWA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (620kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (83kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf - Published Version

Download (136kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf - Published Version

Download (82kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (46kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (5kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang kesehatan.
Anak yang mengalami stunting sering terlihat memiliki badan normal yang proporsional, namun sebenarnya tinggi badannya lebih pendek dari tinggi badan normal yang dimiliki anak seusianya.
Tujuan untuk mengetahui gambaran konsumsi buah,sayur dengan
kejadian stunting di SD Negeri 105331 Punden Rejo.
Penelitian dilakukan di SD Negeri 105331 Punden Rejo Kecamatan Tanjung Morawa. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2024. Jenis penelitian yang digunakan observasional analitik dengan menggunakan Teknik total sampel, populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelas 1-6.Jumlah sampel sebanyak 150, tetapi 14 orang tidak tinggal di desa punden rejo dan 13 orangtuanya tidak bersedia dilakukan wawancara. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan formulir food recall 24 jam tidak berturut-turut
dan alat ukur antropometri.
Hasil univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden konsumsi buah dengan kategori cukup status gizi tidak pendek ( 50,0%) dan pendek (50,0%) sedangkan konsumsi buah dengan kategori kurang status gizi tidak pendek ( 83,5%) dan pendek ( 16,5%). Dan yang konsumsi sayur dengan kategori kurang sebanyak 123 orang ( 100%).
Kesimpulan penelitian ini bahwa status gizi SD Negeri 105331 Punden Rejo yang tergolong pendek sebanyak 22,0% dan tidak pendek 78,0%.
Kata Kunci : Konsumsi,buah,sayur,kejadian stunting

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 28 Jul 2026 05:07
Last Modified: 28 Jul 2026 05:07
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6443

Actions (login required)

View Item
View Item