GULTOM, REFY MELFYANA (2026) HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENYAKIT ISPA DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PADA BALITA DI UPTD PUSKESMAS TIGA DOLOK. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
COVER FIX CD.pdf - Published Version
Download (712kB)
bab 1 CD.pdf - Published Version
Download (162kB)
bab 2 CD.pdf - Published Version
Download (257kB)
bab 3 CD.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (227kB)
bab 4 CD.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (284kB)
bab 5 CD.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (112kB)
dapus dan lampiran CD.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Infeksi Saluran Pernapasan Akut merupakan penyakit saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh agen infeksius dan spektrum gejalanya bervariasi. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (2023) menyatakan bahwa Sumatera Utara masuk urutan ke-4 tahun 2023 kasus ISPA sebanyak 50.000 jiwa. ISPA masih merupakan masalah kesehatan yang signifikan karena menyebabkan kematian bayi dan anak yang tinggi, sekitar 1 dari 4 kematian. Pengkajian data awal di Puskesmas
Tiga Dolok bahwa dalam satu tahun terakhir dari Januari-Desember 2025 jumlah pasien ISPA sebanyak 480 kasus ISPA pada balita di Puskesmas Tiga Dolok merupakan satu penyakit yang paling tinggi dalam 1 tahun terakhir. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang penyakit ISPA dengan tindakan pencegahan pada balita di UPTD Puskesmas Tiga Dolok.
Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain cross sectional. Sampel diambil secara total sampling dengan jumlah 50 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan tentang penyakit ISPA pada kategori baik 20 (40%), cukup baik 27(50%)dan kurang baik 3(6%). Tindakan pencegahan pada penyakit ISPA pada kategori baik 20 (40%), cukup baik
28(56%) dan kurang baik 2 (4%).Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan penyakit ISPA pada balita,dengan nilai nilai p-value 0,012.
Kesimpulan penelitian adalah tingkat pengetahuan tentang penyakit ISPA pada kategori cukup baik responden berada pada kategori cukup baik (69,6%) dan tindakan ibu cukup baik (71%). Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan
tindakan pencegahan penyakit ISPA pada balita, dengan nilai p-value (p < 0,05).
Kata Kunci: Pengetahuan, ISPA, Tindakan, Pencegahan, Balita
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 09:10 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 09:10 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6740 |
