Ilmayana, Alya Ziqni (2026) Upaya Tindakan Glas Ionomer Cement dalam Penurunan Kasus Karies pada Pasien N Usia 6 Tahun di Klinik Jurusan Kesehatan Gigi Medan. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER - HALAMAN BAGIAN DEPAN.pdf - Published Version
Download (689kB) | Preview
BAB I.pdf - Published Version
Download (161kB) | Preview
BAB II.pdf - Published Version
Download (62kB) | Preview
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (73kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (311kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (35kB)
DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (3MB) | Preview
Abstract
Karies dentin merupakan kerusakan jaringan keras gigi yang terjadi ketika proses karies telah menembus lapisan email dan mencapai dentin. Kondisi ini sering ditemukan pada anak usia prasekolah dan dapat menyebabkan rasa nyeri, gangguan mengunyah, serta menurunkan kualitas hidup anak. Salah satu upaya penanganan karies dentin adalah dengan tindakan restorasi menggunakan Glass Ionomer Cement (GIC) yang memiliki kemampuan melepaskan fluoride dan membantu proses remineralisasi gigi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas tindakan Glass Ionomer Cement (GIC) dalam penurunan kasus karies pada pasien N usia 6 tahun di Klinik Jurusan Kesehatan Gigi Medan, serta meningkatkan pengetahuan pasien dan orang tua mengenai pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pengumpulan data melalui anamnesis, wawancara, pemeriksaan klinis, dokumentasi, serta pemberian kuesioner pre-test dan post-test. Intervensi yang dilakukan meliputi penambalan gigi menggunakan GIC, edukasi kesehatan gigi dan mulut, demonstrasi teknik menyikat gigi yang benar, serta konseling kepada orang tua mengenai pola makan kariogenik dan pengawasan kebersihan gigi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien mengalami karies mencapai dentin pada gigi 74 dan 85 yang ditandai dengan adanya lubang pada permukaan oklusal dan keluhan ngilu saat terkena rangsangan dingin. Setelah dilakukan penambalan GIC, keluhan pasien berkurang, fungsi gigi kembali normal, dan tidak ditemukan komplikasi pascatindakan. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan pasien mengenai cara menyikat gigi dan makanan yang baik untuk kesehatan gigi, ditunjukkan oleh peningkatan hasil post-test dibandingkan pre-test. Peran orang tua juga meningkat melalui pengawasan menyikat gigi, pemilihan pasta gigi berfluoride, dan pengendalian konsumsi makanan manis.
Tindakan penambalan menggunakan Glass Ionomer Cement (GIC) yang disertai edukasi kesehatan gigi dan mulut efektif dalam menurunkan kasus karies dentin pada anak usia 6 tahun, meningkatkan pengetahuan pasien, serta meningkatkan keterlibatan orang tua dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anak.
Kata Kunci: karies dentin, Glass Ionomer Cement (GIC), anak usia 6 tahun.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Kesehatan Gigi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Kesehatan Gigi |
| Depositing User: | Miss Pranindita Dwi Fadhilah |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 03:47 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 03:47 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7834 |
