Saragi, Gabriella Debora (2026) GAMBARAN KADAR UREUM PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI UPT PUSKESMAS SENTOSA BARU KECAMATAN MEDAN PERJUANGAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (188kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (270kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (181kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (207kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (167kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat
menyebabkan berbagai komplikasi, yaitu gangguan fungsi ginjal. Hiperglikemia
yang berlangsung lama dapat merusak pembuluh darah ginjal dan menurunkan
kemampuan filtrasi glomerulus menyebabkan penumpukan zat sisa metabolisme,
seperti ureum, dalam darah. Pemeriksaan kadar ureum merupakan salah satu
indikator penting untuk menilai fungsi ginjal pada penderita Diabetes Melitus.
Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kadar ureum pada penderita
Diabetes Melitus Tipe 2 di UPT Puskesmas Sentosa Baru Kecamatan Medan
Perjuangan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dan
dilaksanakan pada Januari sampai Juni 2026 di UPT Puskesmas Sentosa Baru.
Sampel penelitian berjumlah 28 pasien Diabetes Melitus Tipe 2 yang diperoleh
dengan teknik total sampling. Pemeriksaan kadar ureum dilakukan menggunakan
alat iChem-535. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel
distribusi frekuensi berdasarkan jenis kelamin, usia, lama menderita. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa dari Penderita Diabetes Melitus Tipe 2
berdasarkan jenis kelamin laki-laki lebih banyak memiliki kadar ureum tinggi
sebanyak 4% dibandingkan perempuan dengan kadar ureum tinggi 3%.
Berdasarkan usia <45 tahun memiliki kadar ureum tinggi sebanyak 7% sedangkan
usia 45-60 tahun memiliki kadar ureum normal. Berdasarkan lama menderita >5
tahun memiliki kadar ureum tinggi sebanyak 7% sedangkan lama menderita ≤5
tahun kadar ureum normal. Disarankan agar penderita melakukan pemeriksaan
ureum secara rutin dan menjaga kadar gula darah tetap terkontrol untuk mencegah
komplikasi ginjal.
Kata kunci : Diabetes Melitus Tipe 2, Kadar Ureum , Jenis Kelamin, Usia,
Lama Menderita
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 02:08 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 02:08 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7860 |
